Rumah Kunci

Selamat datang di rumah daring Kunci Study Forum & Collective! Di menu sebelah kiri layar atau dengan mengklik denah rumah, anda akan menemukan penjelasan mengenai ruang-ruang di dalam rumah luring kami. Di pojok menu sebelah kanan atas, anda dapat menemukan penjelasan mengenai tim kerja KUNCI di About Us, arsip kerja KUNCI di Working Archive (PDF dan Audio), jaringan kerja KUNCI di Network, dan refleksi mengenai perawatan di Chepas. Di menu bawah bernama Activities, anda akan menemukan kabar terbaru mengenai KUNCI di Kabar dan Ulasan, serta perangkat kerja organisasi KUNCI seperti Sekolah Kunci (Sekolah Salah Didik), Radio Kunci, Perpustakaan dan Toko Kunci. Proyek terdahulu kami yang sedang diupayakan untuk terus berjalan dapat diakses di menu Gudang (menu ini masih dalam pengembangan). Jika perlu mengontak KUNCI, silahkan dm akun Instagram kami @cikunci atau mengirimkan surel ke editor (at) kunci.or.id.

Welcome to the digital home of Kunci Study Forum & Collective! In the menu on the left side of the screen, or by clicking the house floor plan, you will find explanations of the rooms in our offline (physical) home. In the upper-right corner menu, you can find information about KUNCI’s work team in About Us, KUNCI’s work archive in Working Archive (PDF and audio), KUNCI’s ecosystem in Network, and reflections on care in Chepas. In the lower menu called Activities, you will find the latest news about KUNCI in Kabar and Ulasan, as well as KUNCI’s organizational tools such as Sekolah Kunci (School of Improper Education), Radio Kunci, Perpustakaan (library), and Toko Kunci (shop). Our past projects, which we are working to keep running, can be accessed in the Gudang menu (this menu is still under development). If you need to contact KUNCI, please DM our Instagram account @cikunci or send an email to editor (at) kunci.or.id.

Kebun

Kebun kami adalah tempat berkumpul nyamuk dan pohon cabe. Bu Ginah, tetangga kami yang membuka warung penyetan di depan rumah, kerap datang ke kebun ini dan memanen cabe yang ditanam oleh Mas Sulis, perawat kantor yang sudah bersama kami selama kurang lebih 20 tahun. Cabe pun sering ditukar dengan voucher es teh gratis. Warung Bu Ginah dan Pak Tino, suaminya, sebentar lagi akan pindah karena pemilik rumah tidak lagi memperpanjang perjanjian kontrak mereka. Semoga kebun ini tidak kehilangan salah satu pengunjungnya dan kami tetap dapat berkunjung ke warung baru Bu Ginah.

Our garden is a place where mosquitoes and chili plants gather. Bu Ginah, our neighbor who runs a penyetan food stall in front of the house, often comes to this garden and harvests the chilies planted by Mas Sulis, an office caretaker who has been with us for roughly 20 years. The chilies are also often traded with vouchers for free iced tea. Bu Ginah and her husband, Pak Tino, will be moving soon because the property owner is no longer extending their rental agreement. Hopefully this garden won’t lose one of its visitors, and we’ll still be able to visit Bu Ginah at their new stall.

Chepas

Chepas, anjing kesayangan kami semua. Dalam keseharian, Cephas bisa ditemukan sedang duduk di bawah pohon mangga di halaman depan. Seringkali Cephas tidur-tiduran di segala sudut didalam rumah. Cephas adalah pengingat untuk tidak lupa mengambil jeda sementara disela-sela tekanan produktivitas yang tidak ada habisnya. Istirahat itu penting. Bagian ini adalah ruang untuk mendokumentasikan upaya perawatan bagi diri sendiri, institusi, dan lingkungan sekitar.

Dapur

Ruang memupuk persahabatan, dari masa lalu, masa sekarang, dan masa depan. Kolaborasi yang berharga muncul dari persahabatan yang tulus. Seperti memasak dan makan bersama yang merupakan ritual sehari-hari dan menciptakan struktur kehidupan. Tiap kolaborasi juga harus diusahakan, dijadikan kebiasaan yang menubuh dalam praktik keseharian.

Ruang Kerja

Jalan menuju belajar bersama, berefleksi, memproduksi suara, mengumpulkan dan berbagi cerita, menyediakan alat untuk mencetak cerita, dan menciptakan cara untuk berdaya dengan kaki sendiri. Kerja itu mendayagunakan rasa, untuk memanjangkan kehidupan.

Gudang

Ruang untuk mendokumentasikan beragam proyek dan riset kolektif kami. Semua yang tersimpan di bagian ini seperti jalan-jalan kecil yang siap untuk dieksplorasi kembali, secara material dan konseptual. Bagian ini berfungsi sebagai peta keingintahuan yang memberi petunjuk mengapa dan bagaimana kami bisa sampai di titik ini.

Teras

Dari waktu ke waktu, kami terus mendefinisikan ulang diri kami sendiri. Kami mulai dari kelompok belajar sesuatu, ke pusat studi budaya. Di suatu waktu, eksistensi pusat studi budaya ini kami robohkan sendiri dan dibangun ulang menjadi infrastruktur dengan banyak ruang untuk multi interpretasi. Kami bukan ini, atau itu, bergerak keluar masuk beragam institusi. Makna institusi budaya sekaligus ditantang dan dipertanyakan. Saat ini kami membuka ruang bagi segala keingintahuan lewat praktik-praktik Salah Didik, memupuk ketidakpatuhan, sambil sekaligus menyembuhkan luka dan membangun jalan solidaritas.